| Kembali |
| Nomor Perkara | Pemohon | Termohon | Status Perkara |
| 24/Pdt.Sus-PKPU/2026/PN Niaga Sby | PT. Anugerah Sarana Global | PT. Pabrik Kertas Indonesia Disingkat PT. Pakerin | Persidangan |
| Tanggal Pendaftaran | Kamis, 26 Mar. 2026 | ||||||
| Klasifikasi Perkara | Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang | ||||||
| Nomor Perkara | 24/Pdt.Sus-PKPU/2026/PN Niaga Sby | ||||||
| Tanggal Surat | Senin, 09 Mar. 2026 | ||||||
| Nomor Surat | |||||||
| Pemohon |
|
||||||
| Kuasa Hukum Pemohon |
|
||||||
| Termohon |
|
||||||
| Kuasa Hukum Termohon | |||||||
| Petitum | 1. Menyatakan menerima dan mengabulkan permohonan pemohon (PKPU) untuk seluruhnya ; 2. Menyatakan secara hukum bahwa TERMOHON, yaitu : 1) PT. Pabrik Kertas Indonesia disingkat PT. Pakerin Dalam keadaan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), dengan segala akibat hukumnya; 3. Menunjuk Hakim Pengawas pada Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya; 4. Menunjuk dan mengangkat saudara : 1. Sdr. Edy Riyanto S.H, Kurator dan Pengurus, sesuai dengan Surat Bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Repubik Indonesia Nomor : AHU-27. AH.04.06-2023, tanggal 10 Februari 2023, yang beralamat di Kantor Advokat Mansyur, S.H dan Rekan, Jl. Kenconowungu II No. 23, Kel. Karangayu, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang. 2. Sdr. Kalkausar, S.H., M.H, Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Bukti Perpanjangan dan Pendaftaran Kurator dan Pengurus Nomor: AHU-257. AH.04.05-2024, tanggal 11 November 2024, beralamat di Mal Taman Palem Lantai 1, Blok B-1, Cengkareng, Jakarta Barat. 3. Sdr. Dimas Asep Saputra, S.H., M.H, Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Bukti Perpanjangan dan Pendaftaran Kurator dan Pengurus Nomor: AHU-65. AH.04.05-2024, tanggal 22 Mei 2024, beralamat di Legenda Wisata Ruko Newton Blok U1 No. 5, Nagrak, Gunung Putri, Kab. Bogor. 5. Membebankan Biaya Perkara sesuai ketentuan yang berlaku kepada Pemohon Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). 6. Ex Aequo Et Bono, dalam peradilan yang baik mohon putusan seadil- adilnya. |
||||||
| Pihak Dipublikasikan | Ya | ||||||
| Prodeo | Tidak |
